Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Asma Bint Abu Bakar

Kali ini, saya menyusuri salah satu kisah shahabiyah dalam buku Siroh Shahabiyah. Ialah Asma Bint Abu Bakar yang masyaAllah luar biasa. Hingga membuat rasa malu saya bertambah-tambah sebagai muslimah yang masih jauuuuuh dari kata baik. Tapi semoga, atas kasih sayang Allah, kelak saya bisa dikumpulkan dengan para wanita hebat itu, Asma bint Abu Bakar salah satunya. Alhamdulillah, hari ini bisa merimbunkan pohon literasi saya yang agak lama berdaun 🙈

Day 8

Masih di buku bunda cekatan. Kali ini saya mengulas kembali tema konsep menata rumah yang sebenarnya sudah pernah saya baca beberapa bulan silam. Tapi membacanya lagi, membuat saya kembali ingin mengeluarkan perabot rumah yang buat saya membikin sesak dan membuat rumah cepat berantakan. Saya pernah mempraktikkannya saat pertama kali membaca buku ini. Barang-barang yang saya pikir sudah tidak dibutuhkan lagi saya buang. Tempat-tempat penyimpanan saya labeli agar memudahkan saat mencarinya. Hasilnya, alhamdulillah rumah tampak lebih rapi. Tapi.. Saya mesti adu argument dulu dengan ibu yang selalu merasa barang-barang yang ada dirumah pasti terpakai. Ndak usah dibuang 😂😂 Haaaah.. Begitulah ya orang Indonesia kalau kata mbak Shinta Rini. Beda halnya dengan orang-orang Korea. Mereka tak segan membuang barang yang sudah tidak dibutuhkan lagi, atau jika ada 1 barang masuk, maka 1 barang harus keluar. Sehingga rumah tak sesak dengan perabot yang terpajang terlalu banyak.

Lebih dekat dengan Al-Quran

Alhamdulillaah.. Malam ke-21 ramadhan ini saya melakukan i'tikaf bersama adik saya, Imel, di masjid An-Nur Sari Asih. Ini kali pertamanya Imel mengikuti i'tikaf. Hujan mengguyur kota Serang, menemani perjalanan kami menuju masjid yang jaraknya kurang lebih 5 km dari rumah kami. Alhamdulillah, kami sampai dengan badan sedikit basah kuyup. Setelah selesai shalat tarawih dan menyimak kajian, seisi masjid berkumandang bacaan Al-Quran. Merdu. Menenangkan. Pun saya, hari ini sengaja ingin membaca Al-Quran lebih lama, sebab beberapa hari ramadhan terlewat dengan kelesuan membaca Al-Quran. Padahal, bulan ini Al-Quran diturunkan. Padahal di bulan ini, bacaan Al-Quran bisa berlipat-lipat pahalanya, padahal di bulan ini, para sahabat berkali lipat lebih banyak menghatamkan bacaan Al-Quran. Tak lupa, saya telusuri persatu makna yang tertulis didalamnya. MasyaAllah.. tenaaang rasanya. Dan yg membahagiakan juga, Imel adikku nampak bersemangat membaca Al-Quran. Padahal sudah kupersilak...

Day 6

#GameLevel5 #Tantangan10Hari #Day6 #KuliahBunsayIIP #ForThingstoChangeIMustChangeFirst Karena pagi ini free, maka sebelum beranjak untuk cuci baju, saya sempatkan 10 menit untuk membaca. Masih di buku Bunda Cekatan. Kali ini, gairah saya beberes rumah yang memang sudah lama tak tertata dengan baik lagi, mulau mencuat drastis. Apalagi besok sudah masuk libur (agak) panjaang hehe.. 5R. Resik, Rapi, Ringkas, Rajin, dan Rawat. Teori sederhana yg pada prakteknya membutuhkan konsistensi yg serius. Membaca ini saya jadi mengingat beberapa bulan silam ketika merasakan betapa bahagianya menyulap rumah sederhana tempat saya tinggal menjadi rumah yang amat sangat nyaman. Meskipun, karena ketidakkonsistenan saya merawatnya, keadaan itu kembali seperti sedia kala -_- Membaca buku ini kembali, semangat itu muncul lagi. Semangat menyulap rumah sederhana menjadi rumah yang terasa seperti hotel bintang limaa.. hehehe

Day 5

Gambar
#GameLevel5 #Tantangan10Hari #Day5 #KuliahBunsayIIP #ForThingstoChangeIMustChangeFirst Setelah sehari kemarin melewatkan hari tanpa baca (hikss), alhamdulillah sore ini bisa mojok sambil baca buku Bunda Cekatan yang memasuki bab Management Waktu. Haaah.. Rasanya paaas banget. Lagi butuh-butuhnya dapet motivasi soal mengatur waktu. Apalagi pas baca bagian: "waktu anda, lebih banyak dihabiskan untuk apa???" Hikssss.. Sedikit mengulas bacaan saya hari ini soal manajemen waktu. Lengkapnya bisa baca bukunya langsung ya buibu.. Analogi: Jika ada jeruk dan beras yang harus masuk toples, manakah yang akan kamu masukkan terlebih dulu agar semuanya muat? Jeruk dulu, atau beras dulu?? Have you imagined it? Yaps. Tentu jeruk dulu, baru berasnya bisa masuk juga disela-sela jeruk-jeruknya. Jadi begini. Anggaplah jeruk adalah aktivitas penting kita seperti ibadah, beres-beres rumah, atau menyelesaikan pekerjaan wajib kita yg lain. Sedangkan butiran beras adalah aktivi...

Qod Aflahal Mu'minuun..

Gambar
Seharian ini masih berkutat pada tugas-tugas di sekolah. Agenda pesantren ramadhan, menyiapkan untuk agenda bagi raport esok hari, serta memastikan semua hadiah untuk siswa tlah selesai disiapkan. Juga rentetan 'curhatan' para wali murid yg mengharuskan saya untuk tetap sehat mentalnya 😂 Semua perihal dunia memang meski dinetralkan. Dikembalikan pada Pemilik Segala; Allah swt. Saat rasanya kelelahan (fisik maupun mental) mulai menyergap, saya tahu bacaan terbaik apa yang mesti diambil. Ialah Al-Quran, obat dari segala rasa gundah yg menyerang jiwa manusia. Kali ini, aku ingin hanya membacanya. Tapi juga meresapi tiap kata yg tertuang di dalamnya. Tibalah saya pada surat yg beberapu bulan lalu begitu menohok hati saya saat guru saya membacakan artinya. QS. Al-Mu'minuun, khususnya ayat 1 hingga 11. "1) Sungguh beruntung orang-orang yang beriman. 2) (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam sholatnya. 3) dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan...