Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Aliran Rasa Gaya Belajar

Mencari tahu gaya belajar anak barangkali bukan suatu hal yang lumrah dilakukan oleh para orangtua, atau bahkan para guru sekalipun. Banyak yang menganggap perkara ini bukanlah satu hal yang urgent untuk dilakukan. Termasuk saya pada awalnya. Padahal saya adalah seorang pendidik di sebuah sekolah dasar yang hampir setiap hari menghadapi anak-anak dalam proses belajar mengajar. Tantangan level 4 kali ini setidaknya menghasilkan beberapa poin yang insyaAllah sangat bermanfaat, khususnya bagi saya secara pribadi. 1. Lebih bijaksana Saya memahami keterbatasan saya dalam membersamai 16 anak sekaligus, dalam satu waktu, satu ruang, satu materi penbelajaran. Maka, jika ada anak-anak yang pemahamannya tidak sesuai harapan, itu bukan karena kesalahan mereka sepenuhnya. Tapi kekurangan saya yang kurang mampu mengakomodir gaya belajar anak-anak yang sudah pasti berbeda. Jadi, jikapun ada beberapa anak yang nampak sulit mengerti pelajaran, saya tak lagi melabeli mereka dengan label ...

Day 10 with Ridwan

Hari ini, saya mengajak keponakanku yang masih berusia 4 tahun untuk menonton. Sambil ingin mengobservasi apa kecenderungan gaya belajarnya. Saya menyediakan beberapa film edukasi pendek yaitu film-film syamil dan dodo. Saat film diputar, ia nampaknya tak begitu antusias. Meminta untuk mengganti filmnya. Setelah diganti lagi, pun demikian. Minta ganti lagi dan lagi. Ia sepertinya cepat merasa bosan untuk hal menonton film ini. Esok hari, mungkin saya harus cari aktivitas lain yang lebih menarik untuk anak ini. #TantanganHari10 #Level4 #GayaBelajarAnak #KuliahBunsayIIP

Day 9 with Aqila

Hari ini jadwal belajar bareng Aqila, salah satu murid (les) saya. Kami belajar pembagian tadi. Materi pelajaran Matematika yang sejauh ini jadi materi tersulit buat Aqila. Meski saya sendiri mengganggap wajar ketika melihat soal-soal pembagian kelas 2 SD yang bisa dibilang pantasnya sih untuk kelas 5 atau 6 yang struktur otaknya sudah jauh lebih matang, dibanding Aqila yang usianya masih 8 tahunan. Sempet greget juga ya. Ko bisa kelas 2 SD sudah dijejali dengan soal 48:6, 72:2, dan lain sejenisnya. Jadilah Aqila sempat frustasi padahal dia anak yang cerdas menurut saya. Eh, agak curcol ya. Maafkan 😂 Saya coba gunakan teknik menggambar, untuk megajarkan Aqila materi pembagian ini. Alhamdulillah, Aqila mengerti meski masih pada angka sederhana seperti 10:2, 12:4, 15:5, dan lain sebagainya. Misal pada soal 10:2, Aqila akan menggambar 2 lingkaran, dan saya ibaratkan 10 itu adalah jumlah permen, kemudian membagi 10 permen itu pada dua lingkaran secara bergantian, satu demi satu permen...