Buah Melatih Kemandirian
"Manusia hanya bisa berencana, tapi Allah lah yang berkehendak menentukan akhirnya." Sepekan lalu, ketika memulai berencana untuk konsisten melatih kemandirian mencuci pakaian setiap hari, rasanya semua hal sudah tersusun rapi. "Pokoknya, saya harus bangun ketika alarm berbunyi. Lalu sholat. Lalu baca Quran, lalu mulai mencuci hingga menjemurnya." Batin saya menggebu, membayangkan betapa indahnya hidup dalam produktivitas yang terarah. Hingga tubuh memberikan sinyal-sinyal kelelahannya. Kemarin, masih hanya sekadar flu ringan. Hanya membuat kepala pusing sebentaran. Tapi malam tadi, perut mual tak tertahankan. Kepala semakin terasa berat, hidung mampet membuat lengkap 'penderitaan'. Eh, lebay banget ya penderitaan. Hehe. Tidur tak bisa nyenyak. Beberapa kali bangun mengatur ulang posisi tidur agar bisa bernafas dengan lancar. MasyaAllah.. Betapa mahalnya arti sebuah kesehatan. Betapa selama ini saya sering lalai dengan nikmat sehat yang Alla...