Keluarga Tidak Ideal

 

Memiliki keluarga ideal tentu menjadi harapan banyak orang. Namun beberapa dari kita mungkin hanya cukup dengan mensyukuri yang sudah tertakdir, lalu mengambil pelajaran darinya.

Kita tentu tak bisa memilih untuk terlahir dari keluarga yang seperti apa. Andai saja bisa, tentu keluarga terbaik lah yang kita pilih untuk menjadi keluarga kita. Keluarga yang jauh dari masalah. Keluarga bahagia, yang tak punya aib barang sedikit pun. Namun tidak demikian, bukan?

Beberapa dari kita, barangkali ada yang kerap menangis diam-diam memikirkan bagaimana agar keluar dari persoalan keluarga yang tak kunjung selesai. Ada juga yang mungkin masih harus berjuang menyembuhkan luka batin akibat perpisahan. Sebagiannya lagi, mungkin juga ada yang masih harus terus-menerus melambungkan doa memohon hidayah untuk keluarga tercintanya. Atau kondisi-kondisi lain, yang jauh dari harapan bernama keluarga ideal. Termasuk saat-saat dimana kita harus mengikhlaskan cibiran, hinaan, perlakuan sebelah mata dari orang lain juga bahkan mungkin orang-orang terdekat karena kondisi yang tidak ideal itu.

Kadang mungkin kita iri, melihat potret keluarga bahagia dari foto-foto yang bertebaran di sosial media. Terutama biasanya saat hari raya tiba. Utuh, lengkap, dihiasi senyum penuh kebahagiaan. Sementara kita? Andaipun bisa berfoto, mungkin dengan kondisi yang tak lengkap, atau bahkan senyum yang dibuat-buat. Senyum di balik kedukaan yang kita simpan rapat untuk menutupi ketidakidealan yang sesungguhnya ada dalam keluarga yang kita punya.

Jika kitalah pemilik keluarga tidak ideal itu, tetaplah tersenyum. Senyum yang tersungging bersebab rasa menerima pada setiap ketetapan-Nya. Yang meski tidak ideal, tetapi pasti, selalu ada celah untuk kita tetap bersyukur. Yakinlah, Allah tak pernah salah dalam menakdirkan sesuatu. Termasuk mengapa Dia memberikan kita keluarga yang kita sebut keluarga tak ideal. Barangkali, Allah menginginkan kita meraih pahala atas rasa sabar dalam melewati ujian yang bersumber dari keluarga. Atau Allah ingin menempa kita agar jadi hamba-Nya yang kuat dan tak mudah terlena. Banyak rahasia yang kita tak ketahui, tetapi Allah pasti tahu.

Komentar