Tandem Nursing Story
Tandem Nursing
Menyusui Dua Anak Sekaligus
Istilah tandem nursing bukan hal yang sudah lama saya tahu. Sejak hamil anak pertama, saya bergabung dengan beberapa WA grup yang fokus bahasannya menyoal dunia ibu dan anak, termasuk tandem nursing ini. Sebelum hamil anak kedua, saya tidak terlalu tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut apa itu tandem nursing. Hanya sekadar tahu makna istilah tersebut.
Namun sejak tahu kalau saya hamil (lagi) dengan kondisi kehamilan jarak dekat, saya mulai mencari informasi-informasi yang sekiranya saya butuhkan. Pun ternyata, lumayan banyak orang-orang terdekat yang sudah lebih dulu melewati kehamilan jarak dekat kemudian melakukan tandem nursing alias menyusui si kakak dan adik sekaligus. Sehingga selain mencari tahu lewat mesin pencarian google, saya juga banyak bertanya pada mereka yang sudah lebih dulu berpengalaman melewati proses yang memang tidak mudah ini. Setelah proses menanya sana sini tersebut, bismillah, saya niatan untuk tandem nursing ketika anak kedua sudah lahir.
Abang Umar sebenarnya, sejak saya hamil dan ASI mulai berubah jadi kolostrum, sudah terbiasa meminum ASIP atau ASI Perah dari ibu susunya atau juga sesekali susu formula saat kehabisan ASIP. Menyusu pada saya hanya sesekali terutama ketika mau tidur. Namun setelah saya melahirkan adik bayi, kemudian alhamdulillah ASI saya kembali melimpah, Umar hanya mau menyusu langsung pada saya.
Beberapa hari melewati proses ini, saya akui, tandem nursing ini bukanlah hal yang mudah. Terutama di awal saat masa adaptasi. Saya sendiri belum mahir menyusui Umar dan adik bersamaan dalam satu waktu. Konsekuensinya saya butuh waktu lebih lama untuk proses menyusui ini juga harus memberikan pengertian pada Umar bahwa adik butuh menyusu lebih dulu ketika menangis. Lelah, jenuh, belum lagi harus menghadapi komentar kurang mengenakkan dari orang-orang sekitar yang ternyata masih menganggap tabu tandem nursing ini. Namun insyaAllah semuanya bisa terlewati dengan kesabaran, keikhlasan, dan suplai makanan 😂 Karena ternyata, menyusui itu bikin cepat lapaaar.
Alhamdulillah, sejauh ini meski disusui dua anak sekaligus, produksi ASI justru melimpah. Kuncinya tidak stres dan makan minum lebih banyak dari biasanya. Di sini peran suami dan orang-orang terdekat juga sangat dibutuhkan. InsyaAllah akan dibahas selanjutnya :)
Komentar
Posting Komentar