ADMIN GRUP ~

#NHW10
#Matrikulasibatch4

Sebenarnya, saya belum tahu pasti mengapa Allah kirimkan saya amanah ini. Amanah menjadi admin WA Grup IIP Banten. Tapi saya yakin, ada kebaikan yang terselip lewat takdir ini. Mengapa saya? Barangkali karena saya memang lumayan aktif di sosmed terutama Whatsapp, dan Allah tidak ingin saya hanya menghabiskan waktu dalam hal itu tanpa memberi manfaat pada orang lain. Dan salah satu jalannya adalah lewat menjadi admin WA grup. Toh, waktu saya juga masih terbilang longgar. Meski memang, setiap hari hari senin hingga jumat saya harus mengajar, tapi saya tahu bahwa kesibukkan saya itu tidaklah lebih padat daripada kesibukannya para ibu rumah tangga dengan seabrek tugas dan amanahnya. Maka barangkali lagi, lewat amanah menjadi admin grup ini, Allah menginginkan saya bisa memanfaatkan waktu menanti datangnya jodoh ini dengan sebaik mungkin.

Perihal tantangan.
Setiap hal dalam hidup, setiap amanah yang datang pastilah terdapat tantangan. Pun dengan saya dalam mengemban amanah ini. Tantangan saya sejauh ini belum dikatakan berat. Masih soal waktu. Dari pagi hingga sore hari saat weekday, saya harus menjalankan amanah saya di tempat lain. Jadi kadang, ketika ada kegiatan-kegiatan IIP pada waktu yang sama, saya hanya bisa mengintip-intip lewat grup WA. Bersyukurnya, tugas admin WA memang lebih banyak bisa dikerjakan cukup lewat hp. Meski memang ada saat-saat tertentu yang mengharuskan saya tatap muka dengan para pengurus lain seperti agenda rapat dan sebagainya.

Mengapa admin grup? Ada korelasikah dengan bakat saya?

Awalnya, pertanyaan itu muncul. Alhamdulillah, setelah kurang lebih sebulan ini saya menjalani tugas sebagai admin grup, jawaban atas pertanyaan itu mulai terbaca.
Saya senang melayani. Dulu, saat masih menjadi aktivis kampus, saya senang sekali membantu para mahasiswa baru yang membutuhkan informasi. Entahlah, ada kegembiraan saat melakukannya. Meski hanya membantu menunjukkan dimana letak toilet, ruang kelas, masjid dan sebagainya. Menjadi admin pun sama. Ketika ada orang-orang baru yang ingin tahu apa itu IIP, bagaiaman cara bergabungnya, ada rasa senang saat saya bisa menjelaskannya, memberi jalan masuk untuk belajar dan mengajar dalam komunitas ini.

Saya berharap, kalaulah nanti saya sudah menikah, punya anak, lantas memiliki kesibukan yang lebih banyak, saya masih tetap bisa memberi sumbangsih untuk komunitas yang luar biasa ini. Menjadikannya sebagai komunitad yang lebih rapi administrasinya, lebih jelas, serta terstuktur. Aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga Bakso

Mendidik Anak dengan Bahagia